Update! June 2014

Rabu, 11 Juni 2014

Warthole



Sebuah ketertarikan bagi kami, ketika menemukan proyekan baru band grindcore yang terpengaruh oleh Rotten Sound dan sedikit ada part dari Nails dan mereka berhasil mengkombinasinya hanya 3 orang saja. Warthole terbentuk di kota Solo,Jawa Tengah dan di gawangi oleh beberapa member yang sebelumnya main di beberapa band juga.

Member Warthole seperti Wildhan Andhi drummer dari beberapa band di kota solo
seperti First Flower After Flood (chaotic/mathmetal),Trustdown (HC/metal),Ksaya (chaotic Grind),
Fariz Ucup gitaris dari band fast/thrash/grind JabatxTangan,bassist dari band PV ?Dash!, dan Pranko vocalis dari band HC/Punk Gerbang Singa/Made To Resist.

Warhole menurut kami cukup ngebut dan produkif dalam memproduksi musik, pasalnya mereka terbentuk awal februari 2014 dan berhasil merekam materi EP bertajuk " Codes And Key " 2 bulan setelahnya. 

Dari segi musik Warthole sendiri kami dengar tidak jauh berbeda dengan Rotten Sound dan dibumbuhi Looking For Answer, vokal Pranko pun disini masih tidak beda jauh dari band yang sebelumnya dia mainkan, Gerbang Singa. Dari sisi gitar menurut kami sudah cukup pas dikombinasikan dengan drum.

Belum lama ini Warthole merilis split dengan unit grindcore asal Kediri, Speedy Gonzales. Berisikan 10 track lagu, dengan format kaset tape dan dirilis oleh Hit and Burn Recs dalam format kaset tape
dan Winsome Recs dan Resting Hell dalam format CD.



Oath - Compendium Of Suffering Tour 2014


Oath band Sludge asal bandung yang digawangi oleh beberapa member lawas dari band Hellowar,Kroia ini umumkan jadwal tour SE ASIA tour 2014. Rencananya tour kali ini meliputi 4 destinasi yaitu Singapore dan Malaysia. Band yang terpengaruh musik dari Noothgrush,Kylesa , Grave At Sea , Grief ini belum lama dikabarkan rilis split dengan salah satu band noise-grind asal Yogyakarta To-Die . 

Dan di dalam rangkaian tour " Compendium Of Suffering 2014 "  mereka rencananya akan rilis ulang EP " Compendium Of Suffering " dalam format CD yang dibantu oleh beberapa teman mereka dari Revulsion Records & Grind Planet Records.

Oath pernah menjadi salah satu opening band grindcore asal atlanta Dead In The Dirt,Ohiya, mereka juga merilis ulang ketiga kalinya EP " Compendium Of Suffering " dalam format Cassette Tape. Jangan sampai kehabisan!


Speedy Gonzales segera rilis debut album " Konspirasi Tikus Neraka "



Setelah kabarnya split dengan salah satu unit grindcore baru asal Solo,Jawa Tengah yang digawangi vokalis Gerbang Singa akhirnya partner split Warthole ini membocorkan bahwasanya sebentar lagi akan rilis debut album dari Speedy Gonzales yang mereka beri judul " Konspirasi Tikus Neraka " 

Band Grindcore yang digawangi oleh Gofur,Kimpul,Apix,dan Strss Nvr ini sebelumnya juga sudah mempunyai EP berjudul " Manifestasi Intervensi Anti Dukun " , EP mereka dirilis oleh CKPYNG records. Dan di debut album, mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk berantisipiasi dengan  beberapa label dari teman mereka seperti Unleash,Nowheretogrind,Manifold Wear,Resting Hell yang nantinya ikut membantu dalam perilisan dan pendistribusian. Debut album terbaru mereka rencananya akan dirilis format CD dan Cassette Tape yang berisikann 14 tracks.

Speedy Gonzales juga pernah menjadi opening ataupun berbagi stage dengan band luar negri, seperti Sete Star Sept,Agathocles,Carlos Dunga, Alfatec, dan masih banyak lagi.

Mereka juga sudah membocorkan beberapa lagu di soundcloud yang rencananya ada di debut album terbaru mereka.

Nantikan rilisan debut album terbaru dari Speedy Gonzales ini di tengah tahun 2014, dan jangan lupa untuk membelinya


Minggu, 01 Juni 2014

Veins siapkan album perdana “ Alpha Omega Repetition ” di tengah tahun 2014





Sebelumnya kami sangat tertarik sekali dengan band band yang terpengaruh dari Boston hardcore, seperti Have Heart sangat disayangkan di kota kami sendiri masih belum ada yang bermain layaknya Have Heart yang disetiap sudut para penonton melakukan stage diving.

Perkenalkan,Veins adalah sebuah band yang berasal dari Jakarta (INA) yang mengusung aliran Straight-Edge Hardcore. Terbentuk pada bulan Agustus 2011 dengan line up inti yaitu Halim sebagai vokalis, Stephan sebagai gitaris (yang juga mengisi gitar di Straingate), Kristian sebagai bassis, dan Fadhil sebagai drummer (yang juga mengisi drum di Raincoat). Musik mereka dipengaruhi oleh Have Heart, The Effort, Verse, Mindset, The Suicide File, dan lain-lain. 

Sebelumnya Veins sendiri sudah mengantongi Demo, Demo pertama mereka diterbitkan pada tahun 2012 yang berjudul The Epidemic of a Perfect Life, yang berisi dua buah lagu yang berjudul Petrichor dan Valkyrie, dan dapat diunduh di situs reverbnation mereka secara gratis. 

Pada bulan Juni tahun 2014 mereka akan menerbitkan album yang berjudul Alpha Omega Repetition , yang di dalamnya terdiri dari 7 buah lagu, di bawah naungan Here To Stay Records Jakarta dan What's Next Records Jogjakarta dengan format CD. Secara ekstensif lirik-lirik Veins meliputi subjek yang beragam dari hal-hal yang telah terjadi atau sedang terjadi di sekitar kita hingga pada skala yang lebih luas. 

Banyak topik yang di dalamnya termasuk tentang gaya hidup Straight Edge (seperti kewaspadaan akan bagaimana narkoba dapat merusak hidup seseorang), keadilan dan rasa hormat, keluarga dan sosial, kritik akan otoritas buta, dan tekanan yang dialami oleh kaum-kaum remaja. 

Saat ini beberapa lagu dari Veins dapat diakses di www.reverbnation.com/veinsJKT yang di dalamnya berisi The Epidemic of a Perfect Life (Demo 2012) dan beberapa lagu dari Alpha Omega Repetition (Album 2014).




Haramarah - Hardcore Dadakan










Band baru asal bandung yang terbentuk tahun 2012 ini sangat terpengaruh oleh 80’s hardcore punk, seperti contohnya Minor Threat,DS-13,WHN?,Black Flag, dan Limp Wrist. Beranggotakan 4 pemuda ini berhasil merilis EP bertajuk “ Hardcore Dadakan ” berisikan 9track buatan sendiri. Karena terlalu cinta dengan 80’s mungkin mereka sampai memberi bonus 1 track cover dari Limp Wrist berjudul “ I Love Hardcore Girls/Boys ”

Soal lirik mereka menulis apa yang sering mereka lihat, seperti lagu “ Bandung Cops ” tentang masalah yang pernah di alami di bandung oleh seorang musisi. Dan mungkin itu salah satu ketukan bagi para aparat agar tidak memandang sebelah mata musisi di bandung. Karena mungkin menurut kami sendiri, karya seni seorang  itu mahal harganya, karena membutuhkan proses lama agar bisa mendapatkan seni tersebut. 

Dan masih banyak yang mereka kritik di dalam lagu mereka, sangat disayangkan lirik tidak sertakan di dalam EP ini. Dalam musikalitas kalian tidak akan jauh menemukan part gabungan dari minor threat,ds-13,limp wrist,dan lainnya.



Dirilis oleh Alternaive format kaset tape dengan cover bentuk warna warni artwork dikerjakan oleh drummernya sendiri, Haramarah pun juga sudah menjalani tour bersama Free Speech melewati Kediri,Malang,dan Sidoarjo. 

Pecah Kepala - Demo 2013



Band punk asal Jakarta yang terdiri dari member Zudas Krust,Peace Or Annihilation,dan Bombardir ini berhasil menendang pendengarnya dengan pengaruh musik dari swedish, spanish 80s punk rock yang dikombinasiin ama UK82. Demo ini terdiri dari 7 lagu, dan di dalam penulisan lirik mereka tidak jauh berbeda dengan band punk lainnya yg mengkritik negara ini ataupun kehidupan realita yang cukup membusukkan.  Di track “ City Rats ” sang gitaris/vokalis bercerita tentang
tikus yang  dianalogikan sebagai kaum bawah tanah yang terdesak oleh modernisasi kaum urban dimana semua berebut apa saja untuk dimakan demi hidup, sampai pada suatu saat, tikus ini yang telah terdesak sampe ke gorong-gorong dan semakin tak punya apa-apa untuk dimakan memutuskan untuk bergabung, bekerja sama untuk menyerang balik dan memakan kaum urban itu (dalam hal ini, kaum urban industrialis). Adjust vokal disini masih beberapa mengalami problema wajar yang dihadapi sebuah band, masih ada beberapa bagian yang belum di mixing vokal ke musiknya maka agak sedikit terdengar berantakan

Dirilis format kaset tape oleh Noise-82 dan Primitiv Records berisi sebanyak 7track lagu, tapi sangat disayangkan tidak disertakan lirik.

Rilisan ini rencananya bakal terus diperbanyak tapi beda kover dan  akan disertakan liriknya